BYLE SOLUTIONS – Pompa air merupakan salah satu perangkat penting di rumah maupun di tempat usaha yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Jika tidak dirawat dengan baik, pompa bisa mengalami penurunan kinerja hingga kerusakan yang membuat biaya perbaikan menjadi lebih besar. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui tips merawat pompa agar tetap awet, tahan lama, dan bekerja secara optimal.

1. Periksa Kondisi Instalasi Secara Berkala
Instalasi pipa dan sambungan listrik adalah bagian yang sering menjadi sumber masalah. Pastikan tidak ada kebocoran pada pipa, keran, atau sambungan yang dapat memaksa pompa bekerja lebih keras. Beban kerja yang berlebihan dapat memperpendek usia pompa dan membuat konsumsi listrik meningkat.
2. Bersihkan Saringan (Filter) Pompa
Saringan yang tersumbat kotoran seperti pasir, lumpur, atau kerak dapat menghambat aliran air. Kondisi ini menyebabkan pompa bekerja dengan tekanan lebih tinggi sehingga menurunkan efisiensi dan mempercepat kerusakan. Bersihkan filter minimal satu kali dalam satu atau dua bulan, terutama jika sumber air Anda berasal dari sumur.
3. Hindari Pompa Bekerja Tanpa Air
Salah satu penyebab kerusakan paling umum adalah pompa bekerja dalam kondisi kering (dry run). Situasi ini biasanya terjadi ketika permukaan air turun atau ada masalah pada klep foot valve. Pastikan air selalu tersedia sebelum menyalakan pompa. Jika memungkinkan, pilih pompa dengan fitur dry run protection untuk mencegah kerusakan motor.
4. Cek Tekanan dan Debit Air
Tekanan air yang terlalu tinggi dapat membebani komponen pompa, sedangkan tekanan yang terlalu rendah bisa menjadi tanda adanya penyumbatan pada pipa atau filter. Pastikan tekanan air sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Memantau debit air juga membantu mendeteksi dini apabila terjadi penurunan performa.
5. Pelumasan dan Perawatan Motor
Beberapa jenis pompa membutuhkan pelumasan pada bagian bantalan (bearing). Gunakan pelumas yang sesuai standar dan jangan berlebihan. Selain itu, periksa apakah terdapat suara tidak normal atau getaran berlebihan pada motor pompa. Hal ini biasanya menjadi indikasi adanya kerusakan pada bagian internal yang perlu ditangani segera.
6. Lindungi Pompa dari Cuaca Ekstrem
Jika pompa ditempatkan di luar ruangan, pastikan dilindungi dari panas matahari langsung dan hujan. Gunakan rumah pompa atau pelindung khusus agar komponen elektrik tidak mudah lembap atau berkarat. Kondisi lingkungan yang buruk dapat mempercepat kerusakan.
7. Lakukan Servis Rutin
Walaupun pompa terlihat bekerja normal, lakukan servis berkala minimal 6 bulan sekali. Teknisi dapat memeriksa kondisi kumparan motor, impeller, kapasitor, hingga sistem otomatisnya. Perawatan rutin ini dapat mencegah kerusakan besar yang seringkali membutuhkan biaya besar.

Dengan menerapkan tips merawat pompa di atas, Anda dapat memperpanjang umur penggunaan pompa serta memastikan pasokan air tetap stabil setiap hari. Perawatan yang konsisten tidak hanya menghemat biaya perbaikan tetapi juga menjaga efisiensi penggunaan listrik. Jika Anda menemukan tanda-tanda kerusakan, segera hubungi teknisi profesional agar pompa tetap bekerja dengan optimal.

